Recommended

Dijemput Paksa Polisi, Ada Apa Dengan Nikita Mirzani?




Nikita Mirzani kambali menjadi sorotan publik, lagi-lagi kesandung masalah. Pasalnya Artis dan presenter kelahiran 17 Maret 1986 ini dijemput paksa oleh pihak kepolisian.

Penjemputan paksa ibu tiga anak ini dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Selatan karena dirinya telah dua kali mangkir dari panggilan polisi. Karena hal ini, pihak kepolisian pun langsung menjemput Nikita Mirzani dengan membawa surat penangkapan.

Sebelumnya, dua kali Nikita Mirzani mangkir dari panggilan polisi dengan alasan tengah umrah di Tanah Suci dan sakit. Dengan habisnya masa berlaku surat izin sakit, maka pihak kepolisian pun menjemput Artis ini.

Penangkapan Nikita Mirzani atas dugaan penganiayaan yang dilakukan kepada mantan suami (Dipo Latief).

Berikut ini beberapa fakta terkait dengan kasus penangkapan Nikita Mirzani oleh pihak kepolisian.

1. Dilaporkan oleh Dipo Latief saat beredarnya kabar perceraian

Kabar penangkapan Nikita Mirzani oleh pihak Polres Metro Jakarta Selatan ini terkait dengan pelaporan yang dilakukan oleh sang mantan suami, Dipo Latief. Laporan tersebut diketahui berdasarkan tuduhan atas kasus penganiayaan.

Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Stefanus Tamuntuan membenarka atas laporan sebelumnya,

"Jadi benar kami telah menerima laporan dari saudara DL yang melaporkan adanya suatu peristiwa penganiayaan yang dialami oleh yang bersangkutan, DL melaporkan saudari NM yang juga merupakan istrinya," ujarnya saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan pada 7 Agutus 2018 lalu.

2. Penganiayaan di bagian wajah

Pihak kepolisian pun telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pelapor sendiri, yaitu Dipo Latief. Pada pengakuan awal, mantan suami Nikita Mirzani ini mengaku mengalami tindak penganiayaan di bagian wajahnya. Dugaan penganiayaan tersebut dilakukan Nikita Mirzani di daerah Pasar Minggu.

Pelaporan tersebut pun rupanya bukan hanya atas kasus dugaan penganiayaan saja. Akan tetapi dalam berkas kasus tersebut juga terdapat dugaan tindakan perbuatan tidak menyenangkan.

"Inisial NM ini pasal 351 ayat 1 KUH Pidana Juncto pasal 335 ayat 1 KUH Pidana. Ini baru satu berkas. Ini terkait pelaporan dengan inisialnya AD kalau melihat pasalnya 351 ini terkait penganiayaan, dan pasal 335 terkait perbuatan tidak menyenangkan," ungkap Tri Anggoro selaku Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

3. Ditetapkan sebagai tersangka


Dilansir Liputan6.com dari Kapanlagi.com pada Jumat (31/1/2020), aktris cantik satu ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang menjeratnya. Hal ini diungkapkan oleh Kasi Intel Kejaksaan negeri Jakarta Selatan, Andhi Ardhana pada Senin (16/12/2019).

"Untuk berkas perkaranya saudari Nikita Mirzani sudah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan atau P21. Kasus dugaan penganiayaan ya, dengan korban saudara Dipo Latief," ujarnya.

4. Penangkapan paksa Nikita Mirzani

Mangkir dua kali dari panggilan polisi, Nikita Mirzani pun dijemput paksa. Penjemputan paksa ini dilakukan oleh pihak kepolisian pada Kamis malam saat dirinya berada di salah satu stasiun televisi (30/1/2020)

Pihak kepolisia sendiri diketahui telah mendatangi lokasi tersebut sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah dilakukan penjemputan, Nikita sampai di Polres Jakarta Selatan pada Jumat pada pukul 00.35 WIB dini hari (31/1/2020)

5. Mata sembab

Penjemputan paksa yang dilakukan pihak kepolisian terhadap Nikita Mirzani, dirinya pun sempat tak mau turun dari mobil setibanya di Polres Jakarta Selatan. Nikita dengan menggunakan setelan berwarna hitam lengkap dengan topi putih.

Saat ditemui oleh para wartawan, Nikita Mirzani pun terlihat tersenyum manis. Akan tetapi kondisi mata mantan istri Dipo Latief ini terlihat sembab. Meski begitu, Nikita mengaku tak menangis karena dilakukan penjemputan paksa oleh pihak kepolisian.

Artikel ini juga sudah tayang di m.liputan6.com dengan judul "Nikita Mirzani Dijemput Paksa Polisi, Ini 5 Fakta Kasusnya"
You May Like


Categories : Artis


Download Now

YOU MIGHT ALSO LIKE

PAGEVIEWS